6

Menikmati Tekanan Hidup Meskipun Tidak Menyenangkan dan Meresahkan

Menikmati Tekanan Hidup Meskipun Tidak Menyenangkan dan Meresahkan
Setiap manusia yang hidup di dunia pasti pernah merasakan dan mengalami tekanan hidup. Setiap manusia di dunia ini dianugrahi tekanan oleh Tuhan sesuai dengan kemampuan masing-masing, tekanan hidup antara siswa SD kelas 1 dengan Siswa SMA kelas 1 tentunya sangat jauh berbeda. Sebagai contoh, seorang siswa SD kelas 1 tertekan karena belum bisa menguasai materi perkalian pada pelajaran matematika, namun ketika ia telah menjadi siswa kelas 1 SMA, materi perkalian bukanlah sesuatu yang menjadi tekanan. Hilangnya tekanan atau turunnya tingkat tekanan pada siswa yang telah duduk di bangku SMA tadi bukan tanpa sebab, dan juga bukan karena ia mengabaikan tekanan di masa kelas satu SD, namun ia menghadapi tekanan tersebut dengan belajar dan terus mencoba.

Mengenai hal di atas, kemungkinan besar kamu semua sudah mengerti. Namun sebagian besar dari kita menganggap bahwa tekanan itu sesuatu yang menyebalkan, meresahkan dan tidak mengenakkan, saya sendiri juga setuju dengan pendapat ini. Apalagi jika usia kita sudah tidak anak-anak lagi dan memiliki banyak tanggung jawab yang besar di mana-mana (kayak presiden aja, hehehe).

Namun tidak bisa dipungkiri bahwa tekanan adalah salah satu anugrah terindah dari Alloh, tekanan yang terkadang kita anggap meresahkan membuat kita tubuh menjadi pribadi yang kuat dari sebelumnya, jika kita mau berusaha dengan sungguh-sungguh yang juga diikuti dengan kesabaran.

Coba bayangkan kalau kita bekerja di suatu perusahaan namun dari tahun ke tahun yang kita kerjakan hanya itu itu saja dengan kemampuan yang itu itu aja. Tidak ada peristiwa-peristiwa baru yang membuat kita tertekan atau atasan yang tidak menuntut macam-macam dari diri kita, pokoknya damai-damai saja tanpa ada tekanan. Atau bagi kamu pemilik usaha yang terus lancar tanpa ada saingan, tanpa ada masalah internal pokoknya mulus lancar terus tanpa ada tekanan. Apa jadinya ya kira-kira, silahkan bayangkan sendiri.

Jadi nikmatilah dan hadapilah dengan gagah berani segala tekanan yang menimpa kita, meskipun itu adalah hal yang tidak menyenangkan dan meresahkan, namun kita harus menghadapinya. Saya setuju dengan pak Mario, yang menyatakan bahwa Tekanan adalah pertanda dari Alloh agar kita naik ke level yang lebih tinggi, atau naik kelas. Nikmatilah tekanan, berbahagialah ketika kita diberi tekanan. Jangan lari dari tekanan, apalagi sampai lari ke kuburan sebelum waktunya… hehehe

Filed in: Motivasi Diri Tags: , , ,

Recent Posts

Bookmark and Promote!

6 Comments

  • At 2011.10.31 22:49, Mawar Hitam said:

    hihi enak ada tekanan kalau hidup, karena tekanan bisa dijadikan suatu motivasi terbesar :D

    [Reply]

    • At 2011.10.31 22:55, vicky said:

      Iyo… tapi ada juga menungso gampang putrus asa kalo ada tekanan.. padahal setiap tekanan udah diatur sesuai dengan kemampuan masing-masing,

      [Reply]

      • At 2011.10.31 23:18, Mawar Hitam said:

        hehe bener iku setiap cobaan selalu diukur dengan kemampuan dari manusia itu sendiri :D

        [Reply]

        • At 2011.11.08 22:52, I2-Harmony said:

          Tekanan memang ada untuk memuliakan manusia. Emas, Perak, Intan, Berlian, Berylium, Uranium dan semua material luar biasa di alam semesta ini tercipta karena adanya tekanan yang luar biasa pula. Itulah yang membuat material itu mulia, berharga mahal dan berpengaruh. :)

          [Reply]

          • At 2011.11.11 04:10, Aryan said:

            Setuju!!!!

            [Reply]

            • [...] males. PR ini saya teruskan ke Aulia Azzahra a.k.a BlackDandelions, Bang Nes, si Nug Blegenug dan Vicky Ridwana. Yang lain jika berminat boleh juga mengerjakan PR ini, nanti saya tag disini [...]

              (Required)
              (Required, will not be published)

              © 2014 vicky. All rights reserved. XHTML / CSS Valid.
              Proudly designed by Theme Junkie.