<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>vicky</title>
	<atom:link href="http://blog.vickyridwana.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://blog.vickyridwana.com</link>
	<description>catatan ringan dan motivasi diri</description>
	<lastBuildDate>Tue, 01 May 2012 03:22:31 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.2</generator>
<xhtml:meta xmlns:xhtml="http://www.w3.org/1999/xhtml" name="robots" content="noindex" />
		<item>
		<title>Zina Penghapus Rezeki &#8211; Download Ceramah Yusuf Mansur format mp3</title>
		<link>http://blog.vickyridwana.com/bookmark/zina-penghapus-rezeki-download-ceramah-yusuf-mansur-format-mp3/</link>
		<comments>http://blog.vickyridwana.com/bookmark/zina-penghapus-rezeki-download-ceramah-yusuf-mansur-format-mp3/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 01 May 2012 03:05:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>vicky</dc:creator>
				<category><![CDATA[bookmark]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.vickyridwana.com/?p=506</guid>
		<description><![CDATA[Pagi tadi di youtube saya menemukan sebuah rekaman ceramah yang sangat menarik dari bapak Yusuf Mansur dengan judul Zina Penghapus Rezeki. Saya sebut rekaman, bukan video, karena di youtube cuma ada rekaman saja, sedangkan videonya diganti dengan foto pak yusuf mansur. Isi dari ceramah ini sangat menarik. Dalam ceramah ini disebutkan mengenai 10 dosa besar [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft  wp-image-508" title="Zina Penghapus Rezeki" src="http://blog.vickyridwana.com/wp-content/uploads/2012/05/Zina-Penghapus-Rezeki.jpg" alt="Zina Penghapus Rezeki" width="195" height="130" /></p>
<p>Pagi tadi di youtube saya menemukan sebuah rekaman ceramah yang sangat menarik dari bapak Yusuf Mansur dengan judul Zina Penghapus Rezeki. Saya sebut rekaman, bukan video, karena di youtube cuma ada rekaman saja, sedangkan videonya diganti dengan foto pak yusuf mansur.</p>
<p>Isi dari ceramah ini sangat menarik. Dalam ceramah ini disebutkan mengenai 10 dosa besar yang bisa menutup pintu rezeki kita, dan salah satunya adalah berbuat zina dan juga mendekati zina.<span id="more-506"></span></p>
<p>Untuk lebih jelasnya, langsung saja silahkan download rekaman ceramah Yusuf mansur yang sudah berformat mp3 via media fire bawah ini.</p>
<p><a href="http://www.mediafire.com/?1o1i1b98tkux7i6" target="_blank"><img class="alignnone size-full wp-image-507" title="download" src="http://blog.vickyridwana.com/wp-content/uploads/2012/05/download.jpg" alt="download" width="187" height="159" /></a></p>
<p>Ukuran filenya hanya 7 Mb an kok. jadi yang masih miskin bendit jangan khawatir.</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.vickyridwana.com/bookmark/zina-penghapus-rezeki-download-ceramah-yusuf-mansur-format-mp3/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kecap Pedas ABC Tidak Membuat Semuanya Jadi Pedas</title>
		<link>http://blog.vickyridwana.com/cerita/kecap-pedas-abc-tidak-membuat-semuanya-jadi-pedas/</link>
		<comments>http://blog.vickyridwana.com/cerita/kecap-pedas-abc-tidak-membuat-semuanya-jadi-pedas/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 15 Apr 2012 00:25:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>vicky</dc:creator>
				<category><![CDATA[cerita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.vickyridwana.com/?p=498</guid>
		<description><![CDATA[Pada awalnya tujuan saya membeli kecap ABC pedas ini bukan sebagai alternatif sambel kecap yang instan, namun sebagai bahan pemberi rasa pedas pada olahan sambel goreng tempe (orang sini nyebutnya kering tempe). Maklum saja saya malas membeli cabai rawit karena tidak bisa tahan lama, sedangkan saya tidak suka beli cabai sedikit-sedikit dan juga tidak setiap [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://blog.vickyridwana.com/cerita/kecap-pedas-abc-tidak-membuat-semuanya-jadi-pedas/"><img class="alignnone" src="https://fbcdn-sphotos-a.akamaihd.net/hphotos-ak-ash3/p480x480/549370_3790359363197_1403508223_33560056_1170661191_n.jpg" alt="" width="480" height="480" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">Pada awalnya tujuan saya membeli kecap ABC pedas ini bukan sebagai alternatif sambel kecap yang instan, namun sebagai bahan pemberi rasa pedas pada olahan sambel goreng tempe (orang sini nyebutnya kering tempe). Maklum saja saya malas membeli cabai rawit karena tidak bisa tahan lama, sedangkan saya tidak suka beli cabai sedikit-sedikit dan juga tidak setiap hari masak.  Jika membeli setengah kilo masih sisa banyak, selanjutnya dalam beberapa hari kemudian cabai sudah berubah warna, menjadi sedikit hitam dan kemudian membusuk. Maklum saja belum punya lebari es atau kuklas untuk mengawetkan bahan makanan dan sayuran. Jadi menggunakan kecap pedas merupakan solusi yang tepat menurut saya. <span id="more-498"></span></p>
<p><img title="1332546735714.jpg" class="alignnone" alt="image" src="http://blog.vickyridwana.com/wp-content/uploads/2012/03/wpid-1332546735714.jpg" /></p>
<p style="text-align: justify;">Setelah membeli kecap pedas ABC di salah satu tempat perbelanjaan yang bermodel bisnis wiralaba (alfamart), saya pun mencoba mengaplikasikannya pada olahan sambel goreng tempe. Dan ternyata perkiraan saya kurang tepat, sambal goreng tempe memang ada rasa pedasnya, namun kuatan pedasnya untuk ukuran lidah. dan meski volume kecap pedas pada olahan sudah saya tambakan, tetap saja belum terasa kekuatan pedasnya, Sayang sekali, padahal saya berharap bisa membuat sambel goreng tempe yang pedas dengan bantuan kecap pedas instan ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Beberapa hari kemudian, saya mencoba mengaplikasikan kecap pedas ABC pada olahan nasi goreng. Dan ternyata hasilnya berbeda dengan sambel goreng tempe, rasa padas pada nasi goreng dari kecap pedas ABC ini benar-benar terasa. Tidak tampak perbedaan rasa apakah ini rasa pedas dari fresh cabai rawit atau dari kecap pedas instan, rasa pedasnya mirip sekali dengan fresh cabai rawit.</p>
<p style="text-align: justify;">Saya tidak begitu mengerti mengapa kecap pedas abc ini lebih efektif untuk olahan nasi goreng dari pada sambel goreng tempe. Perkiraan saya, Mungkin ini disebabkan karena nasi terdiri dari bentuk yang kecil-kecil dan mudah membaur satu sama lain ketika di aduk, sehingga rasa pedas dari kecap pedas ABC lebih mudah merata, berbeda dengan sambel goreng tempe yang terdiri dari potongan potongan tempe yang ukurannya lebih besar dari nasi sehingga rasa pedas tulis merata.</p>
<p style="text-align: justify;"><em>Semua tulisan di atas murni tulisan pribadi, tidak ada unsur komersial, promosi atau dukungan dari pihak produsen kecap Pedas ABC</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.vickyridwana.com/cerita/kecap-pedas-abc-tidak-membuat-semuanya-jadi-pedas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Nyoba Berry good</title>
		<link>http://blog.vickyridwana.com/cerita/nyoba-berry-good/</link>
		<comments>http://blog.vickyridwana.com/cerita/nyoba-berry-good/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 23 Mar 2012 02:13:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>vicky</dc:creator>
				<category><![CDATA[cerita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.vickyridwana.com/?p=487</guid>
		<description><![CDATA[Tadi barusan, sebelum jam sembilan saya ke tokonya mas Sur, mau beli tempe buat lauk. tapi ternyata tempe yang mateng sudah habis, adanya tempe yang belum jadi. Tapi tak masalah, saya beli aja itu tempe, buat besok. Untuk hari ini lauknya diganti mie goreng ajah dua bungkus. Tirakat mode On Sembari nunggu mas Sur mengambilkan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone" title="Berry good" src="https://fbcdn-sphotos-a.akamaihd.net/hphotos-ak-ash3/s720x720/552159_3640152848128_1403508223_33489105_1887176033_n.jpg" alt="Berry good" width="576" height="432" /></p>
<p>Tadi barusan, sebelum jam sembilan saya ke tokonya mas Sur, mau beli tempe buat lauk. tapi ternyata tempe yang mateng sudah habis, adanya tempe yang belum jadi. Tapi tak masalah, saya beli aja itu tempe, buat besok. Untuk hari ini lauknya diganti mie goreng ajah dua bungkus. <em>Tirakat mode On</em></p>
<p>Sembari nunggu mas Sur mengambilkan mie, saya lihat-lihat di kotak kaca bening, eh ada jajanan baru. sepintas kayak geri chocolatos, tapi warnanya ungu. saya minta tolong sama mas sur buat ngambilin itu jajan dua batang. Ternyata namanya Berry Good, hampir sama persis seperti gerri chocolatos. Yang membedakan bagian dalamnya diisi selai Belueberry, bukan cokelat. Selai bluberry ini teksturnya agak kenyal dikit dan rasanya agak manis asem khasnya blueberry.</p>
<p>Yang penasaran silahkan coba, harganya sama kayak geri chocolatos, cuma Rp. 500 rupiah, gak tau nanti kalau BBM udah naik, masih segitu apa endak..</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.vickyridwana.com/cerita/nyoba-berry-good/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>19</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>kopdar di alun alun</title>
		<link>http://blog.vickyridwana.com/cerita/kopdar-di-alun-alun/</link>
		<comments>http://blog.vickyridwana.com/cerita/kopdar-di-alun-alun/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 18 Mar 2012 09:45:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>vicky</dc:creator>
				<category><![CDATA[cerita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.vickyridwana.com/?p=483</guid>
		<description><![CDATA[hari ini temen temen blogger lagi kumpul di alun alun ngawi. la la la la.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>hari ini temen temen blogger lagi kumpul di alun alun ngawi. la la la la.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.vickyridwana.com/cerita/kopdar-di-alun-alun/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tahun Baru 2012 ini &#8211; Tidak merayakan tapi tetap ada biayanya</title>
		<link>http://blog.vickyridwana.com/cerita/tahun-baru-2012-ini-tidak-merayakan-tapi-tetap-ada-biayanya/</link>
		<comments>http://blog.vickyridwana.com/cerita/tahun-baru-2012-ini-tidak-merayakan-tapi-tetap-ada-biayanya/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 03 Jan 2012 13:23:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>vicky</dc:creator>
				<category><![CDATA[cerita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.vickyridwana.com/?p=472</guid>
		<description><![CDATA[Mengeluarkan biaya lebih ketika tahun baru itu adalah hal yang wajar, tahun baru kan hari libur internasional dan sudah menjadi kebiasan warga dunia untuk merayakannya. Ada yang merayakan tahun baru dengan liburan ke tempat pariwisata, ada yang ke tempat saudara, atau hanya merayakan tahun baru di rumah dengan menu makanan yang berbeda dari biasanya. Jadi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignright" src="http://belajar-komputer-mu.com/wp-content/uploads/2012/01/cdi-yamaha.jpg" alt="cdi" width="305" height="366" /></p>
<p>Mengeluarkan biaya lebih ketika tahun baru itu adalah hal yang wajar, tahun baru kan hari libur internasional dan sudah menjadi kebiasan warga dunia untuk merayakannya. Ada yang merayakan tahun baru dengan liburan ke tempat pariwisata, ada yang ke tempat saudara, atau hanya merayakan tahun baru di rumah dengan menu makanan yang berbeda dari biasanya. Jadi bagi yang merayakan tahun baru harus mengeluarkan biaya, besar kecilnya biaya tergantung bagaimana merayakannya , kalo cuma beli kacang atom atau jagung bakar mungkin perlu mengeluarkan biaya tinggi.</p>
<p>Namun apa yang tertulis di atas tidak berlaku bagi saya. Saya yang tidak merayakan tahun baru, tapi tetap mengeluarkan biaya lebih. Kenapa? ceritanya? Ceritanya puanjang,</p>
<p>jadi begini, kisah ini diawali ketika saya pulang dari rumah mertua teman saya, lokasinya di daerah kawedanan, kec. Karangrejo, kabupaten Magetan, meskipun magetan tapi sepertinya masih jauh dari rumahnya <a title="hatifah " href="http://hatifah.com" target="_blank">Hatifah</a>. Teman saya itu namanya Hariyono. Hariyono belum lama menikah, jadi ia dan istriny masih tinggal dengan mertuanya. Rumah mertua hariono ini lumayan jauh, dan hariyono tidak memberikan koordinat yang tepat, ia hanya memberikan alamat dusun, RT RW, Desa, Kecamatan, dan kabupaten. Tapi tidak masalah karena saya pergi ke sana dibantu dengan navigasi google map. Ketika saya ingin pulang tiba tiba gerimis datang, hariyono menawari jas hujan, awalnya saya menolak dengan alasan filing saya mengatakan nanti tidak hujan deras. Tapi hariyono tidak menerima alasan saya, saya pun dipaksa menerima pinjaman jas hujan dengan mencabut dulu kunci motor saya, hadeh.<span id="more-472"></span></p>
<p>Jas hujan pun saya pakai, kemudian saya menyelah sepeda motor saya untuk menghidupkan mesinnya (doble start gak hidup), tidak seperti biasanya, motor ini tidak bisa langsung menyala, butuh beberapa kali selahan untuk bisa membuat motor ini menyala. Setelah mesin motor hidup, saya pun meluncur pulang dengan ditemani gerimis yang kemudian menjadi Hujan. Saya menikmati hujan ini, tidak ada keresahan sedikitpun di hati saya, apalagi sudah ada pinjaman jas hujan dan meskipun filing saya salah.</p>
<p>Saya menyusuri jalan aspal yang masih halus karena baru diperbaiki sambil mengingat jalur pulang, ingatan saya masih kuat dan segar, tidak ada kebingungan dalam pikiran saya tetang jalan pulang. Apalagi saya membawa smartphone canggih buatan produsen elektronik terkemuka asal korea yang telah dilengkapi dengan aplikasi navigasi buatan raksasa internet dunia asal Mountain View. Bensin motor sudah saya isi full, lampu sein dan lampu penerangan juga berfungsi normal, meskipun cahayanya agak naik ke atas. Dengan Tool yang begitu lengkap dan meyakinkan, membuat saya tenang dan nyaman dalam perjalanan pulang meskipun hujang begitu deras mengguyur motor dan jas hujan pinjaman dari hariyono.</p>
<p>Tapi saya lupa satu hal, sebuah tool yang lebih dari sekedar tool, yang sangat lebih mujarab dari berbagai tool buatan manusia. Saya lupa berdoa, duh Gusti.. saya malah kepedean dengan Tool buatan manusia. Padahal tools buatan manusia itu tidak bisa berjalan tanpa seizinmu. Padahal tanpa tools itu pun saya bisa pulang ke rumah asalkan Engkau mengizinkan.</p>
<p>Belum ada seperempat perjalanan pulang, motor saya mogok. Mogok pas di perempatan jalan yang halus, yang tidak begitu ramai, di bawah guyuran hujan, dan tidak jauh dari pintu masuk kantor LANUD. Saya coba untuk menyelahnya beberapa kali di tengah jalan, namun motor tidak juga menyala. Kemudian saya lanjutnya menyelah dipinggir jalan, tapi tidak juga menyala. Kemudian motor mogok itu saya tuntun ke teras pertokoan yang sudah tutup, kebetulan di pinggir jalan dekat teeras itu juga ada kendaraan mogok, cuma bedanya kendaraan itu beroda empat, dan sepertinya yang bikin mogok bukan mesinnya, tapi rodanya, karena saya lihat beberapa laki-laki sedang mengutak atik bagian roda. di teras tempat saya memarkir motor ada beberapa wanita dan pemuda, saya senyum kepada pemuda itu sambil mengatakan &#8220;mogok e mas&#8221; tapi dia not responding dan cuma ndomblong aja melihat tingkah saya. Setelah motor saya parkir, saya langsung mengutak atik bagian busi, karena tidak ada peralatan pembongkar busi, jadi yang saya lakukan cuma mencet mencet tutup businya aja, sambil berdoa, semoga nyala lagi.</p>
<p>Mengutak atik busi dengan jari sambil berdoa ternyata belum membuahkan hasil, saya pun tidak ingin berlama-lama di teras itu, karena hari semakin gelap saya pun menuntun motor mogok itu keluar dari teras, menuju jalan halus, dan lalu menutun menuju arah pulang sambil menengok kanan kiri siapa tahu ada bengkel yang masih buka. Sekitar 200 an meter lebih saya menuntun motor di bawah guyuran hujan, saya tetap menikmati suasana itu, tidak mengeluh ataupun resah. Tapi sayangnya tidak nampak adanya bengkel motor yang buka.</p>
<p>Lalu beberapa saat kemudian mulailah bala bantuan datang. Di awali ketika saya melewati melewati seorang bapak yang membonceng anak dan istri di motornya yang baru mau jalan di depan warung yang mau tutup, kemudian setelah motor bapak sekeluarga itu berjalan, bapak itu menghampiri dan menanyai saya, &#8220;kenapa motornya mas&#8221;, saya jawab &#8220;mogok pak, mungkin businya, tapi saya tak ada cadangan dan alatnya&#8221;. Bapak itu bertanya lagi, &#8220;apa businya sama dengan motor saya ini&#8221;. &#8220;kalo sama saya bawa cadangan&#8221; tambahnya. motor bapak itu keluaran produsen jepang berlogo sayap satu. Saya pun menjawab &#8220;mungkin iya&#8221;, dan saya kasih kata penegasan bahwa businya sama, meskipun saya belum pernah membandingkan.</p>
<p>Kemudian bapak itu meminta saya menuntun motor saya ke warung yang mau tutup tadi, pemilik warung sederhana itu menyambut dengan baik dan bersahabat dengan membantu menyenteri bagian busi yang mau saya ganti. Busi sudah saya ganti dengan busi dari bapak tadi, tapi sayangnya motor belum bisa hidup juga meskipun busi dari bapak itu cocok dengan motor saya. kemudian pemilik warung turun tangan, ia mencoba mencabut tutup busi dengan dari kabelnya, lalu mengetest apakah mesin motor ini masih menghasilkan percikan api atau tidak, ternyata tidak ada percikan api. Saya tetap tenang, tidak mangkel dan resah, meskipun motor ini belum menyala juga, cuma saya tak enak saja sama bapak itu, semoga saja dia tidak kecewa karena gagal membantu saya menyalakan motor.</p>
<p>Bapak penolong tadi menyarankan untuk ke bengkel saja, saya jawab semua bengkel suda tutup. Lalu pemilik warung menunjukkan sebuah bengkel yang tidak begitu jauh dari warungnya, pemilik warung berkata &#8220;coba mas lihat ke arah sana, itu ada benkel tapi masih buka atau tidak saya tidak kelihatan, coba sampean lihat, buka atau tidak&#8221;, saya jawab &#8220;sepertinya masih buka pak&#8221;, meskipun saya sendiri juga tidak bisa melihat jelas apakah bengkel itu masih buka atau tidak. Saya pun mencoba mendatangi benkel itu setelah berpamitan pada dua laki-laki baik yang telah membantu saya.</p>
<p>Alhamdulillah bengkelnya buka. Saya pun meminta tolong kepada pemilik bengkel itu memperbaiki motor saya. Pemilik bengkel itu mengotak atik bagian busi, dan ternyata kabel yang tadiknya tidak bisa muncul percikan api ini muncul lagi apinya. Setelah kurang lebih 15 menit kemudian, motor mogok tadi bisa menyala mesinnya. Alhamdulillah. Kemudian saya menanyakan ongkos perbaikan itu, bapaknya bilang gak usah mas, tapi saya gak enak hati, akhirnya saya paksa ia menerima pembayaran dengan mengatakan, &#8220;niki kagem jajan putranipun&#8221;, hihihi.</p>
<p>Setelah motor bisa menyala lagi, saya melanjutkan perjalanan pulang, saat itu hujan masih mengguyur bumi. Saya yakin motor ini tidak akan mogok lagi. Saya pulang dengan tetap menikmati suasana hujan itu. Tidak ada keresahan di hati saya, semua masalah dapat teratasi dengan baik, dengan izin Alloh. Dalam perjalanan saya juga tidak lupa berdoa, berzikir, dan membaca surat Alfatihah, berharap moga aja tidak mogok lagi, berharap semoga tidak terjadi hal-hal yang lebih buruk lagi.</p>
<p>Namun Alloh berkehendak lain, motor saya mogok lagi di wilayah geneng. Saya tetap tenang, saya coba menyelah pendal motor, tapi motor tidak bisa menyala. Akhirnya saya menuntut motor itu lewat jalan pinggir (bukan jalan aspal), sambil mengengok ke arah kanan, siapa tahu ada bengkel yang buka. ALhamdulillah saya menjumpai bengkel yang buka di kanan jalan, tepatnya di depan *sensor*. SAya pun menyebrang jalan untuk menuju ke bengkel itu.</p>
<p>Setelah sampai di benkel, motor saya tidak bisa langsung ditangani, karena masih harus mengantri. Tukang bengkel masih memperbaiki motor yang juga mogok. Sekitar jam 8 nan motor saya baru dipegang. Di benkel inilah saya awal biaya besar tahun baru muncul. Bengkel ini dari awal hanya berfokus pada bagian kelistrikan, ketika awal dibongkar memang tidak tampak ada percikan api. TUkang bengkel ini membongkar berbagai kabel, setelah beberapa kali bongkar kabel, percikan api sudah muncul, namun mesin belum juga menyala. Berdasaran informasi dari bengkel langganan saya, jika percikan api sudah muncul dan mesin belum menyala, sebaiknya segera mengecek bagian karburasi (ini saya ketahui setelah saya sampe di bengkel langganan saya), namun tukang benkel ini sama sekali tidak menyentuh bagian karburasi. Ia malah membongkar bagian CDI tapi tidak bisa mengehidupan motor , lalu membongkar bagian stop kontak, padahal setahu saya stop kontak tidak ada masalah, motor pun belum juga bisa hidup.</p>
<p>Tukang bengkel ini pun akhirnya mengklaim bahwa CDI motor ini yang bermasalah, ia mengatakan sumber listrik dari mesin besar, tapi CDI nya bermasalah, jadi gak bisa menghidupkan motor. SAya yang belum tahu lebih soal motor percaya saja dengan ucapannya. Sayangnya Tukang bengkel ini tidak menjual CDI. saya mencoba meng SMS <a href="http://mawarhitam.info">galang</a>, untuk membantu cari info ada yang jual CDI apa gak malam-malam gini. Tapi gak ada respon, kemudian saya SMS <a title="sebhi" href="http://zebhi.com" target="_blank">sebhi</a>, Alhamdulillah sebi membalas, dan mencoba membantu mencarikan CDI. Tapi karena saat itu malam dan tahun baru, toko pada tutup. AKhirnya saya meminta sebhi untuk mengantar saya pulang, soal CDI mau saya carikan saja besok di toko kalau sudah buka. Malam itu motor menginap di benkel.</p>
<p>Keesokan harinya dengan diantar oleh teman sekampung yaitu ateng, saya berangkat untuk mengurusi motor mogok yang masih di bengkel. Sebelum langsung ke bengkel saya mampir dulu ke bengkel langganan saya untuk bertanya apakah dia menyediakan CDI yang cocok untuk motor saya atau tidak, ternyata dia menyediakan. Saya pun membeli CDI di bengkel langganan saya ini seharga 35 ribu rupiah. Setelah membeli CDI, saya dan ateng melanjutkan menuju bengkel yang mengurus motor saya. Setelah sampai di bengkel itu ternyata CDI nya tidak cocok pada bagian colokan kabelnya. Akhirnya saya dan ateng pergi ke kota ngawi untuk mencari CDI yang cocok. Di kotangawi saya mendapatkan CDI yang cocok kabelnya itu di toko rajawali.</p>
<p>CDI yang cocok kabelnya sudah saya dapatkan, sekarang saatnya si tukang bengkel itu memasang CDI pada motor mogok saya. Setelah dipasang ternyata motor tetap tidak bisa langsung menyala. TUkang bangkel pun mulai membongkar mesin bagian depan. Tapi masih belum juga membongkar bagian karburasi. Sekitar 30 menit motor mogok saya masih diotak atik, akrhinya bisa hidup juga mesinnya. Alhamdulillah dalam hati saya. Namun oleh si tukang bengkel, motor itu tidak ditest di jalan raya. Mesin hidup ya sudah, dia bilang bisa. Saya pun juga tidak menyarankan dia untuk mengetest, karena pada malam harinya dia sempat cerita kalo baru buka, jadi pikir saya ini tukang bengkel masih amatir, saya tidak mau meminta dia untuk menangani motor saya lebih jauh lagi, takutnya tambah hancur lagi.</p>
<p>Motor pun saya bawah pulang setelah membayar biayanya 15 ribu rupiah. dalam hati saya berencana untuk segera membawa motor ini ke bengkel langganan saya. Dalam perjalan pulang, motor ini terasa tidak enak sekali, jauh sekali jika dibandingkan dengan sebelum masuk bengkel itu. Motor hanya mampu berjalan di bawah 50 KM/J. Jika digas lebih dari itu mesin motor itu serasa mau mati. Lampu yang sebelumnya menyala malah jadi tidak menyala.</p>
<p>Setelah sampai dibengkel langganan saya, saya pun menyampaikan segala keluh saya tentang motor saya itu. Setelah dicek lebih mendalam ternyata CDI saya beli di rajawali motor yang kabelnya cocok itu tidak cocok dengan motor saya, sehingga jika mesin digas lebih dalam mesin motor terasa mau mati, suaranya juga brebet menyedihkan. Akhirnya saya pun membeli CDI lain yang ditawarkan oleh bengkel langganan saya, Alhamdulillah cocok. Namun harganya lebih mahal sedikit, yaitu 170 ribu rupiah, CDI yang kubeli dari rajawali motor akhirnya tidak terpakai.</p>
<p>Selain mengganti CDI, saya juga harus mengganti tutup klep yang dirusakkan oleh bengkel amatir tadi, sepertinya si bengkel amatir membuka dengan kasar dan tanpa alat yang benar. saya juga harus mengganti fleser, Fleser yang membuat lampu sein berkedip pun juga rusak. lalu mengganti gear dan lain-lain totalnya di bengkel langganan ini menghabiskan 205.500 sudah termasuk potongan CDI pertama yang harganya 35 ribu. Sedangkan di bengkel amatir tadi saya menghabiskan 145.000 sudah termasuk CDI rajawali motor.</p>
<p>Jadi jumlah biaya tahun baruku sebesar 205.500 + 145.000, belum termasuk bensin dan jajan dua porsi ayam penyet di RM kondang rasa. Tahun baruku tidak untuk bersenang-senang, tampi malah repot ngurusi motor mogok.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.vickyridwana.com/cerita/tahun-baru-2012-ini-tidak-merayakan-tapi-tetap-ada-biayanya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>12</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Gambar iseng : Menangani Virus Galau</title>
		<link>http://blog.vickyridwana.com/cerita/gambar-iseng-menangani-virus-galau/</link>
		<comments>http://blog.vickyridwana.com/cerita/gambar-iseng-menangani-virus-galau/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 20 Dec 2011 07:49:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>vicky</dc:creator>
				<category><![CDATA[cerita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.vickyridwana.com/?p=465</guid>
		<description><![CDATA[AH iseng iseng&#8230; googling-googling, comot gambar sana sini.. jadilah seperti di bawah ini]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>AH iseng iseng&#8230; googling-googling, comot gambar sana sini.. jadilah seperti di bawah ini</p>
<p><a href="http://blog.vickyridwana.com/"><img src="http://a3.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash4/404856_2939617855191_1403508223_33190954_452053061_n.jpg" alt="virus galau" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.vickyridwana.com/cerita/gambar-iseng-menangani-virus-galau/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Resolusi Tahun Lalu itu Udah Mau Jatuh Tempo, haiks&#8230;..</title>
		<link>http://blog.vickyridwana.com/motivasi-diri/resolusi-tahun-lalu-itu-udah-mau-jatuh-tempo-haiks/</link>
		<comments>http://blog.vickyridwana.com/motivasi-diri/resolusi-tahun-lalu-itu-udah-mau-jatuh-tempo-haiks/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 13 Dec 2011 02:11:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>vicky</dc:creator>
				<category><![CDATA[Motivasi Diri]]></category>
		<category><![CDATA[intropeksi diri]]></category>
		<category><![CDATA[koreksi diri]]></category>
		<category><![CDATA[menetapkan resolusi]]></category>
		<category><![CDATA[menetapkan target]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.vickyridwana.com/?p=457</guid>
		<description><![CDATA[Terasa enggak terasa bentar lagi kita masuk ke tahun 2011, tahun baru mas bro. Tahun di mana manusia-manusia yang beraliran putih, yang positip tingking, yang penuh semangat, yang penuh keyakinan,  membuat resolusi atau memasang target-target yang harus sudah tercapai di tahun itu, paling lambat akhir tahun lah harus sudah tercapai, karena setiap orang baik pasti [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignright" title="Resolusi Tahun Lalu itu Udah Mau Jatuh Tempo" src="http://a1.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc7/380458_2890312142579_1403508223_33168826_627009164_n.jpg" alt="Resolusi Tahun Lalu itu Udah Mau Jatuh Tempo" width="299" height="168" /></p>
<p>Terasa enggak terasa bentar lagi kita masuk ke tahun 2011, tahun baru mas bro. Tahun di mana manusia-manusia yang beraliran putih, yang positip tingking, yang penuh semangat, yang penuh keyakinan,  membuat resolusi atau memasang target-target yang harus sudah tercapai di tahun itu, paling lambat akhir tahun lah harus sudah tercapai, karena setiap orang baik pasti menginginkan adanya kemajuan diri, menjadi pribadi yang lebih baik dari sebelumnya.</p>
<p>Nah bagi teme-temen yang awal tahun lalu bikin resolusi, bentar lagi udah jauh tempo nih.. ini udah pertengahan bulan desember.. bentar lagi Tahun baru, alias mau jatuh tempo,  Bagaimanakah target yang kamu pasang awal tahun lalu, udah tercapai kah??? bagi yang sudah tercapai saya ucapkan selamat, Alhamdulillah, bagi yang belum tercapai saya ucapkan yang sabar yah&#8230; tabahkan hatimu, silahkan renungkan mengapa target kamu belum tercapai, semoga aja kamu tahu salahnya, dan semoga aja bisa memperbaikinya.<span id="more-457"></span></p>
<p>Saya sendiri di tahun 2011 lalu tidak pasang target apa-apa, ya&#8230; tidak pasang target&#8230; Soalnya tiga target yang saya pasang di akhir tahun 2009 untuk tahun 2010 aja belum bisa tercapai, jadi mau berfokus pada yang itu dulu.  Alhamdulillah, dua dari tiga target untuk  2010,    telah  tercapai di tahun 2011, Alhamdulillah, meski molor lebih dari setahun, tapi untungnya gak lebih dari dua tahun, hehehehe, Alhamdulillah.</p>
<p>Sebenarnya saya juga memasang target untuk 2011, namun tidak saya gambarkan secara jelas, di tahun 2011 saya hanya berusaha tetaptekun dan sabar  dalam bekerja (berdoa juga) dan juga mencoba beberapa ilmu baru yang saya anggap memberikan dampak positif bagi saya. Hasilnya Alhamdulillah, dengan Izin Alloh SWT 2011 ini semuanya tampak lebih baik dari yang saya harapkan, ya&#8230; meskipun apa yang saya dapatkan masih jauh dari teman-teman yang memiliki kemampuan super, saya berusaha untuk mensyukurinya.</p>
<p>Judul posting memang tentang kegalauan, tapi saya sendiri tidak sedang galau, ada sih sedikit kegalauan, tapi insyaAlloh bisa saya atasi (untuk saaat ini, semoga seterusnya bisa diatasi).</p>
<p>Posting ini bukan untuk sok sok dari saya yang udah sok mendapatkan lebih dari yang saya diharapkan, namun  hanya untuk pengingat bagi teman-teman yang telah membuat resolusi untuk periode 2011, sebentar lagi kita masuk tahun baru, sudah tercapaikah ??? jika sudah tercapai kamu bisa membuat target target baru untuk tahun selanjutnya. Namun kamu yang belum tercapai tetaplah bersabar dan terus berusaha, seperti yang saya tulis di paragrap pertama, silahkan koreksi apa yang membuat target kamu belum tercapai.</p>
<p>Kita semua tahu, memasang target itu mudah, sederhana, dan gratis, kita tinggal menyebut saja ingin ini ingin itu, namun semuanya tidak akan terwujud tanpa adanya usaha nyata. Sekali lagi mari kita renungkan apa saja yang telah kita lakukan untuk mewujudkan target-terget itu, apa kita sudah bekerja keras dan memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya.</p>
<p>Yang pengen puna pacar trus jadi istri, apa yang sudah dilakukan ???? hiks</p>
<p>yang pengen buka usaha kuliner, apa yang sudah dikerjakan ????? hiks..</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.vickyridwana.com/motivasi-diri/resolusi-tahun-lalu-itu-udah-mau-jatuh-tempo-haiks/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cerita Jaman SD</title>
		<link>http://blog.vickyridwana.com/cerita/cerita-jaman-sd/</link>
		<comments>http://blog.vickyridwana.com/cerita/cerita-jaman-sd/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 16 Nov 2011 07:30:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>vicky</dc:creator>
				<category><![CDATA[cerita]]></category>
		<category><![CDATA[cerita sd]]></category>
		<category><![CDATA[sejarah sd]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.vickyridwana.com/?p=439</guid>
		<description><![CDATA[Dang ding dung.. notifikasi email atau sms di galaxy ace saya berbunyi. ternyata setelah saya cek isinya email notifikasi pingback dari blognya mas iwan restiono, langsung saja saya cek posting sumber pingbacknya&#8230; ternyata postingnya tentang PR cerita jaman SD, dan saya masuk dalam daftar korban PR bercerita jaman SD tersebut. ya sudah, tanpa banyak cing [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignright" title="cerita jaman SD" src="https://lh5.googleusercontent.com/-wpiVsy-zrQo/TsNaARX4FoI/AAAAAAAAAIg/gq81aP84geM/s480/SC20111116-132757.png" alt="cerita jaman SD" width="224" height="336" /></p>
<p>Dang ding dung.. notifikasi email atau sms di galaxy ace saya berbunyi. ternyata setelah saya cek isinya email notifikasi pingback dari blognya mas<span style="color: #0000ff;"><a href="http://i2harmony.info/cerita-sekolah-dasar-supersemar-lomba-dan-cinta-monyet.html/" target="_blank"><span style="color: #0000ff;"> iwan restiono</span></a></span>, langsung saja saya cek posting sumber pingbacknya&#8230; ternyata postingnya tentang PR cerita jaman SD, dan saya masuk dalam daftar korban PR bercerita jaman SD tersebut.<br />
ya sudah, tanpa banyak cing cong, saya mau bercerita sedikit&#8230;</p>
<p>Berbeda dengan mas iwan yang hanya menikmati masa SD di satu tempat, saya bisa menikmati SD di tiga tempat atau tiga sekolahan. yang pertama di SDN krompol 1, di SDN krompol 1 ini saya hanya bersekolah dalam beberapa bulan, tidak sampai setahun karena saat itu kondisi almarhum bapak angkat saya sedang tidak sehat dan akhirnya dibawa ke jakarta untuk menjalani perawatan. Karena saya masih kecil dan keadaan yang tidak memungkinkan saya tinggal di desa akhirnya saya diajak ke jakarta. Ketika di Jakarta saya tidak melanjutkan sekolah alias menjadi pengganguran, hehehe.<span id="more-439"></span></p>
<p>Beberapa bulan kemudian, setelah kesehatan bapak mulai membaik, kami semua pulang ke Desa. Namun saya tidak melanjutkan sekolah di SD Krompol 1 lagi karena tertinggal pelajaran terlalu jauh, ketika itu kalau tidak salah juga sudah mau mendekati tahun ajaran baru.</p>
<div class="wp-caption alignleft" style="width: 179px"><img title="wajarh imutku" src="http://a8.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc6/185879_1913630446147_1403508223_32237423_1112921_n.jpg" alt="wajah imutku" width="169" height="200" /><p class="wp-caption-text">ini adalah wajah imutku ketika awal kelas 1 sdn krompol 2</p></div>
<p>Tahun ajaran baru pun tiba, saya bersekolah lagi, namun tidak di SDN krompol 1, tapi didaftarkan oleh bapak sebagai siswa baru di SDN krompol 2 dan mengulang sebagai siswa kelas satu. Ini dilakukan karena bapak/ibu saya kasihan jika saya harus mengulang kelas satu di sekolah yang sama, yang seolah olah saya tinggal kelas. Padahal tinggal kelas saya bukan karena nilai saya jelek tapi karena gak sekolah selama berbulan bulan&#8230; hehehe.</p>
<p>Kegiatan sekolah di SDN Krompol 2 berjalan wajar wajar saja seperti pada umumnya siswa SD, suka, duka, badung, cinta monyet pernah saya alami di SDN Krompol 2. Untuk prestasi, saya bukanlah siswa yang pandai pandai amat, namun juga tidak bodoh bodoh amatlah, paling tidak saya pernah mendapatkan rangking 5 dari sekitar 29 siswa.</p>
<p>Di SD krompol 2 ini saya hanya sekolah sampai dengan kelas 5. Kelas 6 saya lanjutkan ke SDN 07 pagi, kebayoran lama, jakarta selatan. ini bukan karena saya berprestasi atau pertukaran siswa, tapi karena keadaan keluarga sehingga saya harus pindah ke jakarta. Di tempat yang baru saya membutuhkan waktu yang lama untuk beradaptasi dengan lingkungan dan teman baru (dolan terus karo konco anyar) sampai-sampai belajar saya kurang optimal, sehingga prestasi saya pun menurun drastis.</p>
<p>Oh iya di SDN 07 ini ada salah satu teman wanita yang saya suka (cinta monyet gitu deh) namanya Lina, orangnya manis, rambutnya panjang, cantik, hehehe&#8230; tapi ya hanya sebatas mengagumi.</p>
<p>ini screenshotnya lina yang sudah dewasa, yang saya ambil di FBnya tanpa izin dulu&#8230; hihihihi..</p>
<p><img class="alignnone" src="https://lh5.googleusercontent.com/-RO9LkH79g2Y/TsNps1veHNI/AAAAAAAAAIs/oexDIHTcNfY/h120/lina.jpg" alt="lina" width="103" height="120" /></p>
<p>Sudah, sampai di sini saja ceritanya, sebenarnya masih kurang lengkap. tapi lagi males cerita&#8230; Semoga aja di lain waktu bisa cerita lagi waktu masa kecil.</p>
<p>PR ini saya teruskan ke beberapa blogger ngawi yang saya pikir masih hidup (update blognya) seperti <span style="color: #0000ff;"><a title="galang" href="http://www.mawarhitam.info/cara-mengamankan-wordpress.html" target="_blank"><span style="color: #0000ff;">Galang</span></a></span> yang lagi mengamankan wordpress, <span style="color: #0000ff;"><a title="zebhi" href="http://www.zebhi.com/2011/11/ridaco-printing-percetakan-online-di.html" target="_blank"><span style="color: #0000ff;">zebhi</span></a></span> yang lagi pengen nyetak online,  <span style="color: #0000ff;"><a title="aryan" href="http://aryan.ngrambe.net/2011/11/apa-bedanya-pd-dengan-tak-punya-malu.html " target="_blank"><span style="color: #0000ff;">Aryan</span></a></span> yang lagi malu malu, <span style="color: #0000ff;"><a title="hatifah" href="http://www.hatifah.com/sehat-dengan-susu/" target="_blank"><span style="color: #0000ff;">Hatifah</span></a></span> yang lagi gemar minum susu, <span style="color: #0000ff;"><a title="livia" href="http://livia.kotangawi.com/?p=40" target="_blank"><span style="color: #0000ff;">Livia</span></a></span> yang lagi pengen jadi orang tua</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.vickyridwana.com/cerita/cerita-jaman-sd/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>22</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menikmati Tekanan Hidup Meskipun Tidak Menyenangkan dan Meresahkan</title>
		<link>http://blog.vickyridwana.com/motivasi-diri/menikmati-tekanan-hidup-meskipun-tidak-menyenangkan-dan-meresahkan/</link>
		<comments>http://blog.vickyridwana.com/motivasi-diri/menikmati-tekanan-hidup-meskipun-tidak-menyenangkan-dan-meresahkan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 30 Oct 2011 20:38:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>vicky</dc:creator>
				<category><![CDATA[Motivasi Diri]]></category>
		<category><![CDATA[Cara Menghadapi Tekanan Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[Tekanan]]></category>
		<category><![CDATA[Tekanan Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[Tertekan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.vickyridwana.com/?p=432</guid>
		<description><![CDATA[Setiap manusia yang hidup di dunia pasti pernah merasakan dan mengalami tekanan hidup. Setiap manusia di dunia ini dianugrahi tekanan oleh Tuhan sesuai dengan kemampuan masing-masing, tekanan hidup antara siswa SD kelas 1 dengan Siswa SMA kelas 1 tentunya sangat jauh berbeda. Sebagai contoh, seorang siswa SD kelas 1 tertekan karena belum bisa menguasai materi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignright size-full wp-image-433" title="Menikmati Tekanan Hidup Meskipun Tidak Menyenangkan dan Meresahkan" src="http://blog.vickyridwana.com/wp-content/uploads/2011/10/Menikmati-Tekanan-Hidup-Meskipun-Tidak-Menyenangkan-dan-Meresahkan.jpg" alt="Menikmati Tekanan Hidup Meskipun Tidak Menyenangkan dan Meresahkan" width="202" height="250" /><br />
Setiap manusia yang hidup di dunia pasti pernah merasakan dan mengalami tekanan hidup. Setiap manusia di dunia ini dianugrahi tekanan oleh Tuhan sesuai dengan kemampuan masing-masing, tekanan hidup antara siswa SD kelas 1 dengan Siswa SMA kelas 1 tentunya sangat jauh berbeda. Sebagai contoh, seorang siswa SD kelas 1 tertekan karena belum bisa menguasai materi perkalian pada pelajaran matematika, namun ketika ia telah menjadi siswa kelas 1 SMA, materi perkalian bukanlah sesuatu yang menjadi tekanan. Hilangnya tekanan atau turunnya tingkat tekanan pada siswa yang telah duduk di bangku SMA tadi bukan tanpa sebab, dan juga bukan karena ia mengabaikan tekanan di masa kelas satu SD, namun ia menghadapi tekanan tersebut dengan belajar dan terus mencoba.</p>
<p>Mengenai hal di atas, kemungkinan besar kamu semua sudah mengerti. Namun sebagian besar dari kita menganggap bahwa tekanan itu sesuatu yang menyebalkan, meresahkan dan tidak mengenakkan, saya sendiri juga setuju dengan pendapat ini. Apalagi jika usia kita sudah tidak anak-anak lagi dan memiliki banyak tanggung jawab yang besar di mana-mana (kayak presiden aja, hehehe).<br />
<span id="more-432"></span><br />
Namun tidak bisa dipungkiri bahwa tekanan adalah salah satu anugrah terindah dari Alloh, tekanan yang terkadang kita anggap meresahkan membuat kita tubuh menjadi pribadi yang kuat dari sebelumnya, jika kita mau berusaha dengan sungguh-sungguh yang juga diikuti dengan kesabaran.</p>
<p>Coba bayangkan kalau kita bekerja di suatu perusahaan namun dari tahun ke tahun yang kita kerjakan hanya itu itu saja dengan kemampuan yang itu itu aja. Tidak ada peristiwa-peristiwa baru yang membuat kita tertekan atau atasan yang tidak menuntut macam-macam dari diri kita, pokoknya damai-damai saja tanpa ada tekanan. Atau bagi kamu pemilik usaha yang terus lancar tanpa ada saingan, tanpa ada masalah internal pokoknya mulus lancar terus tanpa ada tekanan. Apa jadinya ya kira-kira, silahkan bayangkan sendiri.</p>
<p>Jadi nikmatilah dan hadapilah dengan gagah berani segala tekanan yang menimpa kita, meskipun itu adalah hal yang tidak menyenangkan dan meresahkan, namun kita harus menghadapinya. Saya setuju dengan pak Mario, yang menyatakan bahwa Tekanan adalah pertanda dari Alloh agar kita naik ke level yang lebih tinggi, atau naik kelas. Nikmatilah tekanan, berbahagialah ketika kita diberi tekanan. Jangan lari dari tekanan, apalagi sampai lari ke kuburan sebelum waktunya&#8230; hehehe</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.vickyridwana.com/motivasi-diri/menikmati-tekanan-hidup-meskipun-tidak-menyenangkan-dan-meresahkan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Lirik Lagu Mengemis Kasih &#8211; oleh Raihan</title>
		<link>http://blog.vickyridwana.com/lirik-lagu/lirik-lagu-mengemis-kasih-oleh-raihan/</link>
		<comments>http://blog.vickyridwana.com/lirik-lagu/lirik-lagu-mengemis-kasih-oleh-raihan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 17 Oct 2011 19:28:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>vicky</dc:creator>
				<category><![CDATA[lirik lagu]]></category>
		<category><![CDATA[raihan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.vickyridwana.com/?p=373</guid>
		<description><![CDATA[Tuhan dulu pernah aku menagih simpati Kepada manusia yang alpa jua buta Lalu terheretlah aku dilorong gelisah Luka hati yang berdarah kini jadi parah Semalam sudah sampai kepenghujungnya Kisah seribu duka ku harap sudah berlalu Tak ingin lagi kuulangi kembali Gerak dosa yang menghiris hati Tuhan dosa ku menggunung tinggi Tapi rahmat-Mu melangit luas Harga [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><embed src="http://www.4shared.com/embed/63307593/f33ef360" width="420" height="250" allowfullscreen="true" allowscriptaccess="always"></embed></p>
<p>Tuhan dulu pernah aku menagih simpati<br />
Kepada manusia yang alpa jua buta<br />
Lalu terheretlah aku dilorong gelisah<br />
Luka hati yang berdarah kini jadi parah</p>
<p>Semalam sudah sampai kepenghujungnya<br />
Kisah seribu duka ku harap sudah berlalu<br />
Tak ingin lagi kuulangi kembali<br />
Gerak dosa yang menghiris hati<span id="more-373"></span></p>
<p>Tuhan dosa ku menggunung tinggi<br />
Tapi rahmat-Mu melangit luas<br />
Harga selautan syukurku<br />
Hanyalah setitis nikmat-Mu di bumi</p>
<p>Tuhan walau taubat sering kumungkin<br />
Namun pengampunan-Mu tak pernah bertepi<br />
Bila selangkah kurapat pada-Mu<br />
Seribu langkah Kau rapat padaku</p>
<p>Tuhan dosa ku menggunung tinggi<br />
Tapi rahmat-Mu melangit luas<br />
Harga selautan syukurku<br />
Hanyalah setitis nikmat-Mu di bumi</p>
<p>Alloh&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;<br />
Alloh&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.vickyridwana.com/lirik-lagu/lirik-lagu-mengemis-kasih-oleh-raihan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

<!-- Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: http://www.w3-edge.com/wordpress-plugins/

Served from: blog.vickyridwana.com @ 2012-05-18 19:14:45 -->
